
Studio Wildcard kembali membuat kecewa penggemar dengan pengumuman terbaru bahwa perilisan Ark II, sekuel dari game survival dino populer Ark: Survival Evolved, ditunda hingga awal 2026. Ini merupakan penundaan ketiga sejak pertama kali diumumkan pada ajang The Game Awards 2020, dan semakin memunculkan keraguan dari komunitas mengenai arah dan nasib pengembangan game ini.
Dengan menghadirkan aktor Vin Diesel sebagai karakter utama dan produser eksekutif, Ark II sebelumnya digadang-gadang menjadi revolusi di genre survival open-world. Namun kenyataannya, berbagai kendala teknis dan visi kreatif yang belum matang membuat proyek ini belum juga rampung.
Latar Belakang: Janji Besar yang Tak Kunjung Terealisasi
Ark II pertama kali diperkenalkan dengan trailer sinematik memukau yang menampilkan Vin Diesel sebagai Santiago, pemimpin suku yang mencoba bertahan di dunia purba futuristik penuh bahaya. Studio Wildcard menjanjikan:
- Dunia open-world yang masif
- Sistem pertarungan tangan kosong yang lebih dalam
- Kustomisasi karakter dan kendaraan
- Co-op story mode dan PvP dinamis
- Grafis generasi baru menggunakan Unreal Engine 5
Namun sejak pengumuman itu, perkembangan game terasa lambat. Beberapa demo awal dan screenshot sempat ditampilkan, tapi belum pernah ada cuplikan gameplay utuh yang dirilis ke publik hingga saat ini.
Alasan Penundaan
Dalam pengumuman resmi di laman mereka, Studio Wildcard menyatakan bahwa penundaan ini bertujuan untuk:
“Memastikan kualitas dan stabilitas yang layak untuk sebuah game generasi baru, sembari tetap memenuhi visi gameplay yang kami inginkan.”
Beberapa faktor yang disebutkan:
- Transisi penuh ke Unreal Engine 5 menyebabkan rework besar pada sistem game
- Sistem animasi dan AI hewan belum konsisten
- Perluasan fitur PvE dan campaign story mode
- Koordinasi lintas platform (PC, Xbox Series X/S)
Wildcard juga mengakui bahwa mereka mendapat umpan balik kurang positif dari demo internal dan memutuskan untuk mengubah beberapa elemen core gameplay.
Reaksi Komunitas: Frustrasi dan Skeptis
Penundaan ini memicu berbagai tanggapan dari komunitas pemain Ark:
Komentar positif:
- “Lebih baik ditunda daripada rilis setengah matang.”
- “Kalau pakai Unreal Engine 5, pasti butuh waktu tambahan.”
Komentar negatif dan skeptis:
- “Sudah 5 tahun dari pengumuman awal, belum ada gameplay?”
- “Wildcard harusnya transparan, ini proyek ambisius atau sekadar gimmick Vin Diesel?”
- “Daripada Ark II, kenapa tidak fokus saja perbaiki Ark: Survival Ascended?”
Diskusi di Reddit dan forum Discord Ark dipenuhi kritik soal manajemen proyek, keputusan desain, dan bahkan potensi downgrade fitur saat rilis nanti.
Dampak ke Game Ark Lainnya
Karena Ark II tertunda, Wildcard memilih untuk:
- Memperpanjang dukungan terhadap Ark: Survival Ascended (remaster dari Ark: Survival Evolved)
- Menunda rilis ekspansi DLC untuk Ark II
- Meluncurkan event-event musiman di game Ark lama untuk mempertahankan basis pemain
Meski demikian, pemain tetap menilai bahwa kejelasan roadmap sangat dibutuhkan.
Apa yang Kita Tahu tentang Ark II Saat Ini?
Berikut beberapa elemen yang sudah dikonfirmasi dari pengumuman dan bocoran sejauh ini:
| Fitur | Status |
| Setting Dunia | Post-apocalyptic sci-fi dengan dinosaurus |
| Fokus Gameplay | Survival, melee combat, story-driven |
| Engine | Unreal Engine 5 |
| Mode | Single player + multiplayer co-op |
| Tokoh Utama | Santiago (Vin Diesel) |
| Platform | Xbox Series X/S dan PC (eksklusif sementara) |
| Perkiraan Rilis Baru | Kuartal 1, 2026 |
Wildcard juga menyebut bahwa mereka tidak akan merilis game dalam bentuk Early Access seperti versi pendahulunya, melainkan langsung versi final.
Harapan dan Tantangan
Ark II masih menyimpan potensi besar, terutama karena:
- Basis pemain Ark yang loyal dan besar
- Dukungan Xbox sebagai platform eksklusif sementara
- Popularitas genre survival crafting yang masih tinggi
Namun, tantangan utamanya adalah:
- Kepercayaan publik yang terus menurun
- Persaingan dengan game survival baru seperti Palworld, Nightingale, dan The Front
- Risiko rilis dalam keadaan “terlalu ambisius tapi belum matang”
Penundaan Ark II ke tahun 2026 menambah panjang daftar game besar yang terganjal ekspektasi tinggi dan tantangan teknis. Meski Studio Wildcard masih menyuarakan komitmen terhadap proyek ini, kejelasan arah dan gameplay konkret sangat dibutuhkan agar kepercayaan komunitas tidak terus terkikis.
Jika Ark II benar-benar berhasil menggabungkan pertarungan mendalam, dunia hidup, dan cerita emosional dalam balutan visual memukau, ia masih punya peluang menjadi game survival revolusioner. Tapi hingga saat itu tiba, komunitas hanya bisa menunggu sambil bertanya-tanya: kapan Vin Diesel akan benar-benar muncul di layar game?